HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

Berita / Pengumuman Terkini

Blog PN Bengkalis

Di halaman ini merupakan berita, pengumuman, relaas serta kegiatan terbaru seputar Pengadilan Negeri Bengkalis

Articles in Category: Berita/Pengumuman Publik

KETUA MA BERHARAP MASYARAKAT CERDAS DALAM BERMEDIA SOSIAL

on Rabu, 18 April 2018. Posted in Berita/Pengumuman Publik

KETUA MA BERHARAP MASYARAKAT CERDAS DALAM BERMEDIA SOSIAL

Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Hatta Ali, SH., MH., membuka secara resmi acara Pameran Kampung Hukum tahun 2018 dengan tema "Membangun Kesadaran Bermedia Social Secara Cerdas dan Bertanggung Jawab" di Gedung Cendrawasih Jakarta Convention Centre Jakarta pada hari Kamis, 1 Maret 2018. Pameran Kampung Hukum merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh Biro Hukum dan Humas MA berbarengan dengan Laporan Tahunan Mahkamah Agung. Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai peran dan fungsi lembaga yang mengikuti pameran dan sarana mensosialisasikan layanan publik oleh para peserta pameran.

Dalam sambutannya Hatta berharap masyarakat bisa cerdas dalam menggunakan media sosial. ” Etika dalam media sosial bukan hanya untuk melindungi hak pribadi. Tapi untuk menjaga agar aktivitas di ruang publik tidak tercederai oleh aktivitas tidak bertanggung jawab” kata Hatta dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung Malaysia dan Delegasi Mahkamah Agung Saudi Arabia itu. “Melalui pameran kampung hukum bisa memberikan kontribusi membanggun masyarakat yang cerdas khusunya dalam penggunaan media sosial” tambah Hatta.

Pada kesempatan yang sama Kepala Biro Hukum dan Humas Dr.Abdullah, SH.,MS., dalam laporannya sebagai Panitia mengatakan bahwa pameran tahun ini diikuti oleh 21 peserta baik dari internal maupun eksternal Mahkamah Agung.

Peserta Pameran antara lain:

  • Mahkamah Konstitusi RI
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat
  • Komisi Yudisial RI
  • Kepolisian Negara RI
  • Kejaksaan Agung RI
  • Kementerian Hukum dan HAM
  • Komisi Pemberantasan Korupsi
  • Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan
  • Badan Narkotika Nasional RI
  • Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban RI
  • KPPPA
  • Bank Tabungan Negara
  • Bank Negara Indonesia

Pada Pelaksanaan pameran kali ini selain diikuti oleh instansi yang di atas diikuti pula oleh 7 Eselon 1 di MA dengan memamerkan kebijakan dan keberhasilan dalam layanan publik yaitu:

  • Badan Urusan Administrasi
  • Badan Peradilan Umum
  • Badan Peradilan Agama
  • Badan Peradilan Militer dan TUN
  • Kepaniteraan
  • Badan Pengawasan
  • Badan Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Pelatihan (Balitbang Diklat Kumdil)
  • Koperasi Mahkamah Agung
  • Layanan Kesehatan Mahkamah Agung

Kegiatan Pameran dirangkai juga dengan kegiatan lainnya berupa lomba meme dan vlog, serta talkshow bertemakan “Pencemaran Nama Baik Melalui Hoax pada Media Sosial” dengan Narasumber psikologi forensik Reza Indragiri Amriel, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, serta Panitera Muda Pidana Mahkamah Agung Soeharto.

Pameran ini dihadiri oleh beragam kalangan seperti mahasiswa, siswa, praktisi hukum, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan undangan lainnya. (Azh/RS/Photo:Devi Sugara)

KUNKER KOMISI III DPR RI KE PENGADILAN MAHKAMAH SYAR’IYAH ACEH

on Rabu, 18 April 2018. Posted in Berita/Pengumuman Publik

KUNKER KOMISI III DPR RI KE PENGADILAN MAHKAMAH SYAR’IYAH ACEH

Banda Aceh – Humas : Komisi III DPR RI yang di ketua oleh bapak Mulfachri Harahap, S.H. melaksanakan rapat kunjungan kerja (Kunker) ke Pengadilan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh pada tanggal 27 Februari 2018. Kunjungan kerja  yang beralokasi di Aula Utama Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh lantai III ini bertujuan untuk melihat dan mendengar langsung permasalahan yang dihadapi oleh warga peradilan di wilayah provinsi Aceh. Rapat dihadiri oleh 14 anggota Komisi III DPR RI, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Ketua PTUN Aceh, dan Ketua Pengadilan Militer aceh, dan Kakanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh beserta jajarannya.

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam rangka menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai lembaga legislatif menggunakan masa reses untuk melakukan kunjungan kerja  dalam rangka menjaring aspirasi dari mitra kerjanya yaitu lembaga penegak hukum yang ada di Aceh salah satu adalah Mahkamah Syar’iyah Aceh.

Dalam rapat kerja ini pimpinan  memberi kesempatan kepada mitra kerjanya untuk menyampaikan laporan sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing, pada kesempatan pertama yaitu Ketua PT/Tipikor Banda Aceh, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Ketua PTUN, Ketua Pengadilan Militer dan  terakhir Kanwil Kemenkumham Aceh, jajaran peradilan menyampaikan  yang pada intinya menyampaikan hal-hal yang menyangkut profil, keterbatasan Sumber Daya Manusia, tingkat capaian target kinerja terutama di bidang penyelesaian perkara, tentang keterbatasan sarana dan prasarana pelayanan publik dan program prioritas yang menjadi andalan di masing-masing lingkungan peradilan masing-masing, di sisi lain Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh (Dra. Hj. Rosmawardani, S.H., M.H) menambahkan tentang peran Mahkamah Syar’iyah sebagai pengadilan khusus yang menangani perkara-perkara di samping perkara-perkara perdata juga menangani perkara-perkara jinayat yang selama ini banyak ditemukan hambatan terutama masalah sarana seperti ruang sidang pelaku atau korban anak, ruang tahanan yang belum representatif karena kucuran dana dari APBA dan APBD sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 yang selama ini diterima hanya ala kadar dan belum mengacu pada kebutuhan minimal setiap Mahkamah Syar’iyah.

Selanjutnya Ketua Komisi III DPR RI meminta Kakanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh untuk menyampaikan paparannya diantaranya jumlah rumah tahanan, kondisi rumah tahanan dan pembangunan rumah tahanan. Dari hasil paparan tersebut, salah satu rombongan Komisi III DPR RI mengajukan beberapa pertanyaan dan klarifikasi tentang kondisi Lapas mengenai Proses Hukum Napi pasca terjadinya kerusuhan yang terjadi di Lapas Lambaro dan mengenai perkembangan keadaan tiga oknum sipir Lembaga Pemasyarakatan Klas II Lhokseumawe yang dinyatakan sebagai tersangka kasus lepasnya napi narkoba yang berkeliaran di luar lapas

Dalam penutupannya  Ketua Tim menanggapi bahwa pada intinya laporan mitra kerja sama yaitu berkisar tentang anggaran dan sarana/prasarana serta SDM dan permasalahan ini bukan permasalahan pada satu instansi tetapi merupakan isu nasional yang harus kita hadapi bersama. Namun laporan ini menjadi dasar pengkajian komisi III dalam menyikapi hal-hal yang disampaikan hari ini dan akan dibawa dalam rumusan pembahasan dalam rapat-rapat komisi nanti.

Acara ditutup dengan pembacaan doa dan tukar menukar Plakat dari masing – masing peserta dengan TIM Komisi III DPR RI dan foto bersama. (YHP/YH/RS)